Mesin cuci di rumah mulai Minggu, 12 Oktober 2008 rusak, kemungkinan adalah dinamonya, memang mesin cuci ini sudah berumur 13 tahun, dibeli tahun 1995 di denpasar, dan mengalami rusak biasanya karena masalah perkabelan saja, kecuali 2 tahun terakhir masalah capacitor, mulai dari sana lah perburuan mesin cuci dimulai, search internet, tanya toko, referensi harga dan kualitas, yang ujung-ujungnya ada harga ada kualitas. Pertama yang dituju adalah top loading, dengan pertimbangan kepraktisan dan harga walaupun ada kelemahan yaitu membuat baju terbelit-belit dan untuk yang tertentu menjadi mudah rusak.

Memang sampai dengan posisi 29 Oktober 2008, setelah sebelumnya dilakukan perbaikan mesin cuci tersebut, saya belum juga membeli mesin cuci baru karena ada pertimbangan untuk membeli yang front loading dan kapasitas minimal 7 kg. Untuk sementara pilihan masih ke Electroluc, tetapi perlu juga review atas typenya karena saya baca di internet bila sudah habis masa garansinya maka biaya perbaikannya mahal.

Tetapi akhirnya pada 16 Nov 2008 jadinya beli yang top loading merk Samsung type WA-85V9 kapasitas 8,5 kg (di atas kebutuhan sih, yaitu asalnya 7 kg). Inipun karena tidak sengaja waktu ke Lucky Square bareng keluarga, lalu masuk ke Electronic City dan sedang ada promo discount 20 % untuk Samsung type tsb, lainnya hanya 15 %. Harga aslinya 2,4 jutaan jadi sekitar hampir 2 juta jadinya, memang lebih murah sih. Beli pakai debet BNI dan bawa pulang tuh mesin cuci. Rencananya mesinĀ cuci yang lamanya akan disumbangkan ke keluarga lainnya.

Bagaimana hasil cuciannya ? kita tunggu setelah dilakukan test besok harinya….