Hikmah pembantu mudik adalah bersyukur selama ini ada yang membereskan rumah (sapu, pel, bersihkan kaca), menjaga rumah, memasak, mencuci baju, menjemur, menyetrika, mencuci piring, menyiram tanaman, memotong rumput, belanja sayur, menemani anak-anak, menyediakan makanan dan minuman. Hal-hal tersebut asalnya kurang disyukuri, yang terlihat adalah hanya kekurangan pekerjaan pembantu spt kurang bersih, tidak menyeluruh, kebanyakan belanja dan masaknya. Jadi urusan dapur, rumah, dan halaman menjadi pekerjaan utama pembantu.

Hikmah lainnya adalah kita sebagai yang utama untuk melengkapi atau menyempurnakan seperti membersihkan (sapu dan pel) daerah yang susah dijangkau seperti di bawah dan dibelakang lemari, lap di atas lemari, sedot di kasa nyamuk, cuci torn, cuci kendaraan, gunting bambu, gunting rumput. Intinya yang tidak dikerjakan pembantu kita tinggal meneruskannya.

Hikmah lainnya adalah harus disiplin dalam menyimpan barang yang sudah digunakan pada tempatnya lagi, contoh bekas makan dan minum ditaruh di tempat cuci.


Dengan adanya pembantu maka rutinitas hobby dapat lebih dioptimalkan, misalnya pagi-pagi yang asalnya harus ngepel jadi bisa sepedahan atau joging.

Kesimpulan:

Kita bantu pembantu kita untuk lebih ringan pekerjaannya bukan sebaliknya.

Catatan: mudik tahun 2011 ini pembantu mulai hari minggu dan kembali senin (total 9 hari) dan Alhamdulillah kembali lagi yang berarti pembantu tersebut merasa betah dan cocok tinggal di rumah ini, semoga bantuan dari Allah ini dapat dioptimalkan dan disyukuri.