Jumat, 3 Pebruari 2012, aku cuti, pagi-pagi olah raga joging di sekitar rumah pakai celana pendek, setelah olah raga aku mengantar sekolah anak pakai motor ke arcamanik. Diperjalanan memang banyak polisi tidur termasuk masuk ke jalan kecil setelah mitra dago, sepanjang jalan tidak ada masalah yang berarti, tetapi pada saat mau sampai ke sekolah anak ada yang klakson di belakangku, aku tidak menghiraukan, mungkin itu teman anakku atau apalah. Setelah berhenti barulah aku menengok ke belakang, ternyata ada bapak-bapak naik motor menuju ke arahku sambil memperlihatkan dompet yang ternyata adalah dompetku yang terjatuh entah dimana.

Aku mau memberi uang imbalan kepada bapak tsb tetapi ternyata dia menolak, lalu aku tanya siapa namanya katanya pak Endang, alamatnya dimana pak? tanyaku, di suka asih, lalu aku berterima kasih dan bapak tersebut balik lagi. Setelah itu aku pulang sambil berfikir masih ada orang yang berbaik hati mengembalikan barang tanpa ada imbalan sedikitpun. Ya Allah Alhamdulillah, semoga kebaikan pak endang di suka asih tersebut mendapat pahala yang berlipat darimu. Perlu diketahui di dompet tersebut selain berisi kartu-kartu yang penting juga ada uang yang cukup banyak karena hari Rabunya ada teman membayar hutangnya sebesar 1 juta, lalu aku mencairkan SPJ sekitar 800 rb, sisanya kurang lebih 500 rb jadi minimal ada uang dalam dompet tersebut 2 juta.

Aku berfikir apa yang menyebabkan musibah hilang dompet ini dapat terhindarkan, apakah ini peringatan dari Allah untuk aku bersyukur dan membantu yang kesulitan, terutama untuk adikku dan orangtuaku. Akhirnya aku SMS banking mandiri untuk sebagai rasa syukurku kepada Mu ya Allah, semoga kejadian ini ada hikmahnya bagiku.