Reporting DPP PPN

Tujuan

Ingin mengetahui jurnal-jurnal yang ada unsur PPN tetapi tidak ada lawannya dalam bentuk pendapatan dan PDD. Hal ini dilakukan untuk mengetahui mengapa dilakukan jurnal tersebut.

Kriteria

SPT = DPP

DPP harus diidentifikasi akun pendapatan mana saja yang tidak perlu ada PPN nya. Untuk itu harus diketahui akun-akun pendapatan yang dikecualikan dalam DPP (pengenaan PPN), contoh pendapatan dari realisasi penggunaan voucher karena sudah diakui di awal pada saat PDD nya.

Aturan pajak terkait pengakuan PPN

Mana yang lebih dulu apakah pengakuan atau pembayaran.

Bagaimana dengan akru, apakah sudah dimunculkan PPN nya atau belum?

Kondisi di lapangan

SPT > DPP ataupun SPT < DPP

Bila SPT lebih besar daripada DPP, maka sebagai penjelasan rekon antara DPP dengan SPT.

Bila SPT lebih kecil daripada DPP maka yang menjadi pertanyaan akun pendapatan mana saja yang tidak ada pajaknya.

Penyebab SPT < DPP

  1. Pendapatan dari realisasi penggunaan voucher telepon (flexi prabayar), cek akun pendapatannya apakah ada khusus untuk realisasi voucher. Bila ada maka harus dikecualikan dalam report tersebut sehingga report tersebut benar-benar memunculkan yang bersih saja (yang benar-benar merupakan DPP PPN). Untuk itu perlu dibuatkan tabel yang berisi akun-akun yang dikecualikan dan dimaintain berkala. –> Catatan: bila sudah dibuat seperti itu maka alasan nomor 1 ini sudah tidak berlaku, karena penggunaan voucher telepon tsb sudah dikecualikan.

Penyebab SPT > DPP

  1. Adanya koreksi pendapatan tetapi tidak diikuti adanya koreksi PPN. Sehingga pendapatan pada bulan tersebut lebih kecil daripada SPT nya. Contohnya adanya restitusi FBIP dimana sebelumnya jurnalnya adalah sbb:

    Pada saat awal (bulan N)

    Dr Piutang            110

        Cr Pendapatan FBIP        100

        Cr PPN                 10

     

    Dan sudah dilakukan penyetoran PPN tersebut.

     

    Pada saat koreksi (bulan N+1)

    Dr Pendapatan FBIP        100

    Cr Piutang                100

     

    Maka akan muncul piutang di debet sebesar 10, yang kemungkinan dikoreksikannya adalah mendebet pendapatan dan bukan mendebet PPN.

        
     

Tcode yang digunakan

Z_TX1_00000010B – Laporan Dokumen PPN (Buatan Kang Nana)

Program yang digunakan

ZFPJK07V2 (hyperlink ke d-Detail Program Report PPN Kang Nana)

Jadi intinya program tersebut adalah

  • menurunkan semua nomor dokumen yang ada akun PPN nya (ditentukan berdasarkan filter pada saat membuat report), dimana kriterianya ada BA, Profit center, bulan, tahun. –> tabel 1
  • Setelah itu difilter lagi dengan melihat ke nomor dokumen tersebut, mana yang ada akun pendapatan atau PDD (telah didefinisikan misalnya semua kepala 4 dan kepala 207 (PDD) dan mana yang tidak ada. –>
  • Setelah itu dimunculkan nomor document yang tidak ada pendapatan atau PDD nya per line item dan total per summary.