Agar Hari Kerja Lebih Menyenangkan

 

Saat bangun tidur, Anda langsung terbayang tumpukan pekerjaan, muka bos yang galak, atau bahkan rekan kerja yang menyebalkan? Mengingat hal seperti ini pasti bikin pagi hari jadi tidak menyenangkan. Imbasnya, bisa-bisa sepanjang hari di kantor jadi sangat membosankan dan menurunkan produktivitas bekerja.

Ahli hipnoterapi, Chloe Brotheridge, mengungkapkan bad mood sepanjang hari disebabkan karena pikiran dan rutinitas pagi hari Anda yang berantakan. Sebenarnya ada banyak hal kecil yang bisa dilakukan di pagi hari agar Anda memiliki hari yang menyenangkan di kantor setiap harinya.

1. Mulai hari dengan aktivitas yang tepat
Pertama Chloe menyarankan agar Anda selalu merasa bahagia setiap hari. Dimulai dengan saat bangun di pagi hari.

“Di pagi hari, tulislah tiga hal yang Anda syukuri, tiga hal yang diinginkan, dan tiga hal yang sudah dilakukan dengan baik. Dengan coretan ini, akan ada keajaiban yang bekerja untuk meningkatkan mood Anda dan membantu untuk mengalami hari yang positif,” katanya.

Ini akan membantu Anda melihat dunia dengan pandangan yang berbeda. Selain itu, Anda juga akan merasa lebih bersemangat karena bisa mengusir semua pikiran negatif dan berfokus pada hal positif. Hebatnya ini tak cuma bekerja untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain.

2. Meditasi
Chloe mengungkapkan meditasi bisa menjadi cara yang tepat untuk memulai hari. Meditasi akan membantu menghasilkan perubahan di otak dan meningkatkan relaksasi dan tingkat optimisme seseorang.

Ambil posisi duduk yang nyaman, dan tutup mata Anda. Kemudian fokus pada pernafasan. Perhatikan udara yang keluar dan masuk dari hidung, di bagian belakang tenggorokan, atau naik turunnya rongga dada dan perut. Lakukan meditasi ini lima menit tiap pagi, dan tingkatkan perlahan-lahan sampai 20 menit. Hasil nyata mulai akan terlihat dalam waktu enam minggu.

3. Nikmati setiap momen bekerja
Pasti ada perasaan puas yang dialami ketika Anda sudah menyelesaikan semua pekerjaan dalam daftar Anda. Namun tak perlu terlalu berambisi untuk mengerjakannya secepat mungkin.

Buatlah daftar hal-hal yang harus dilakukan setiap hari (termasuk hal yang kecil). Ini akan membantu Anda mengorganisasi jenis pekerjaan dan mempercepat waktu menyelesaikannya.

Memberi sedikit waktu untuk bersantai dan menikmati pekerjaan akan membantu Anda lebih maksimal dalam mengerjakannya, dan tujuan Anda tercapai.

“Buatlah tujuan akhir pekerjaan dengan cara SMART, yaitu spesific (spesifik), measurable (terukur), achievable (bisa dicapai), realistic (realistis), dan timely (tepat waktu),” ungkapnya.

4. Istirahat
Agar tak terlalu stres mengerjakan tugas di kantor, jangan lupa istirahat. Cobalah teknik Pomodoro. Caranya, atur timer 25 menit untuk bekerja dan fokus mengerjakannya. Kemudian ambil waktu istirahat selama satu menit. Ambil istirahat ini secara periodik sebanyak 3-4 kali. Ini akan membantu Anda untuk bisa mengatur waktu dan memfokuskan pikiran, serta membuat pekerjaan jadi lebih efisien.

Berhentilah menatap layar komputer selama berjam-jam. Ambil waktu istirahat dan pergi berjalan-jalan sebentar, misalnya ke pantry. “Ketika merasa sudah agak lelah, ambil waktu istirahat lima menit. Tarik nafas dan gunakan semua indra Anda untuk beristirahat,” saran Chloe.

Gunakan imajinasi Anda dan bayangkan sedang berada di pantai pasir putih. Rasakan gesekan pasir di jari-jari kaki dan pancaran sinar matahari di kulit. Cium bau laut, suara burung dan gemuruh ombak. Setelah puas menikmatinya, buka mata dan tubuh akan kembali segar.

5. Tak perlu memaksakan diri sempurna
Sangat tidak realistis jika Anda berharap bahwa semua hal yang dilakukan selalu sempurna. Sesekali mungkin saja ada kesalahan yang diperbuat. Namun ini tak berarti Anda tak becus atau bodoh, karena yang paling penting adalah bagaimana Anda mengubah semua kesalahan ini dan mengubahnya jadi hal yang positif.

“Ingatkan diri bahwa kegagalan bukan akhir segalanya. Kesalahan hanyalah batu loncatan untuk kesuksesan yang lebih besar. Anda bisa banyak belajar dari kesalahan,” jelasnya. Chloe juga menyarankan untuk belajar dari kesalahan dan melihat kritik sebagai umpan balik yang berguna, dan akan membantu Anda untuk berbuat lebih baik.

6. Ekspresikan diri di kantor
Komunikasi yang efektif adalah kunci sukses di kantor. Ekspresikan apa yang dipikirkan, rasakan, dan inginkan, dengan cara yang jujur namun tetap sopan. Ini akan membantu Anda menghindari konflik dan masalah dengan rekan kerja, senior, dan atasan Anda.