image Dikerjakan oleh anak buah p tukino yaitu Dahono, Arman, dan Saiful. Later belakang perlu dilakukan pengerjaan pemasangan timer agar pompa hanya nyala disaat pagi atau sore agar tdk mati listrik bila ac atau microwave nyala. Dikerjakan sampai memakan waktu 2 hari kerja karena pada hari pertama panel listrik tidak jalan, setelah dipanggil lagi, dan dicek penyebabnya adalah terbalik pasang stekernya sehingga mengakibatkan WLC (Water Level Control) nya terbakar sehingga perlu diganti. Biaya upah sbb: 500 rb (200+200+100), bahan yang dibeli tdd wlc 180 rb, splitter 40 rb (walaupun akhirnya tidak dipakai), timer digital merk Kitani 95 rb, sebelumnya stop kontak dan steker broco total hampir 900 rb. No problem, yg penting tujuan tercapai, kemrosok tlp dan timer terpasang.

Sedangkan untuk kemrosok telepon penyebabnya adalah di rumah dipasang speedy dan telepon dimana ada kesalahan pasang paralel telepon, dimana seharusnya dilakukan urutan paralel telepon tersebut setelah splitter, sedangkan yang eksisting untuk yang di lantai 2 memang sudah benar (setelah splitter) sedangkan untuk yang di lantai 1 langsung dari connector telepon yang berarti tidak setelah splitter karena terpisah. Akhirnya dilakukan perubahan pemasangan teleponnya sbb:
– induk wireless telepon ditempatkan di lantai 2, dan dipasang setelah splitter yang lama.
– anakan wireless dipasang di lantai 1 dekat dengan TV (jadi connector teleponnya tidak digunakan).
– Untuk yang dikamar tidur sementara tidak difungsikan dulu, karena harus dilakukan perbaikan dulu untuk adaptor wireless yang putus kabelnya sehingga tidak berfungsi, juga perlu perbaikan telepon wireless nya sendiri yang kemungkinan karena masalah battery.

Alhamdulillah. Bersamaan dgn pertemuan di San-Gria lembang bahas RKAP Dapen dgn Sekdewas, dimana aku berangkat jam 10.10 dan sampai 10.45 (35 menit) ke Sangria by vario (walaupun belum mandi, karena air belum mengalir).